Berbagi dan Bercerita Denganmu, Inginnya

Di pagi hari, aku terbangun. Di siang hari, aku tersenyum dan mendamba. Di sore hari, aku menangis. Rasanya, untuk hari ini aku ingin menjadikanmu orang yang selalu aku ceritakan apapun yang telah aku alami setiap harinya.

Bukan hanya persoal yang menyenangkan, namun keluh kesahnya aku menghadapi suatu hal. Aku ingin menjadikanmu pelarianku. Aku ingin menjadikanmu tempat aku mengadu. Aku ingin sesederhana aku hanya berbagi. Begitupun juga kamu.

Kamu yang hanya bisa menangis didepanku. Tidak masalah. Terkadang, kamu malu pun aku tidak peduli. Aku hanya ingin sesederhana itu kamu bisa berbagi, apapun yang kamu rasakan seharian.

Apa bisa? Bolehkah?

Aku menceritakannya, bukan berarti ingin mendapat solusi, atau kamu belikan sesuatu untuk menghiburku. Tidak. Itu salah. Aku hanya ingin bercerita, dan kamu bilang “tidak apa – apa, kamu sudah berusaha keras untuk yang terbaik”.

Lalu aku menangis dan tersenyum kembali dihadapanmu. Aku tidak melebih – lebihkan kalimat. Ini sungguh. Aku juga tidak ingin egois. Kamu boleh marah kepadaku tentang duniamu. Kamu boleh menangis, hingga parasmu tidak lagi kamu jaga. Hingga air mata membanjiri pundaku.

Apakah kamu sedang merasa dunia tidak berpihak padamu? Semoga kamu tidak, semoga kamu selalu baik baik saja. Apapun yang sudah kamu lakukan, kamu hebat, tidak apa – apa apapun hasilnya, kamu sudah melakukan yang terbaik, aku tau itu tanpa kamu cerita.

Selamat sore.

 

#PDP chapter 7


Komentar

Postingan Populer