Sepenggal di 2021
Tulisan ini akan seperti ‘Abstrak & Kata Pengantar’ dalam skripsi, berisi ulasan dan ucapan terimakasih yang aku simpan di halaman pertama tapi, nyatanya bagian ini ditulis setelah semua Bab rampung dilaksanakan.
Terimakasih 2021.
Aku bukan merayakan kedatanganmu, 2022. Hanya mencoba
mengulas kembali apa yang telah terjadi, untuk menampar segala keluhan,
mengusir prasangka, berdamai dan mensyukurinya.
Ada kehilangan yang terjadi. Ada tugas yang telah selesai. Ada
mimpi yang sudah tercapai. Ada luka, tawa dan harap yang masih bersama hingga
kini.
Satu per satu semua terwujud. Namun ada juga yang musnah
karena tak sesuai ingin.
Tahun itu ternyata bukan warna pelangi. Hanya putih, biru
dan jingga. Tidak sekelam itu, tapi juga masih ada warna yang indah.
Orang-orang yang terlibat, sungguh terimakasih banyak dan
maaf. Meski datang dan pergi silih berganti. Ada yang singgah dan menyapa, lalu
pergi lagi. Ada yang setia menetap meski kadang terabai.
Orang-orang yang bersama adalah penguat. Sedalam apapun
sedih itu, pasti ada senyum yang menghampiri. Berceloteh dan bermimpi bersama. Terimakasih,
benar.
Aku ingin berjanji pada diriku sendiri. Untuk melangkah
perlahan saja dan masih bisa bernafas. Untuk tidak memaksakan sesuatu dan bisa
memegang kendali.
Terkadang, aku ingin hidup hanya dengan mengikuti arus. Melawannya, hanya akan membuat lelah. Lalu akhirnya terjatuh yang membuat luka.
Aku menyadari banyak sekali hal. Segala sesuatu ini tidak ada yang salah, dan tidak ada yang benar seratus persen. Kita hadir untuk menjadi nyata, bukan menjadi sempurna.
***
Komentar
Posting Komentar