Rumah yang tak lagi Rumah

Rumah adalah tempat pulang. Tempat istirahat ternyaman. Segala pengaduan baik dan buruk ada dalam rumah. Untuk mereka. Tidak bagiku. 

Mustahil untuk membenci. Hanya aku tidak me gerti. Kecemasan yang terus berlarut. Orang orang yang katanya mampu memahami itu nyatanya tidak paham. 

Pergi menjauh kerap menjadi jurusku. Hilang lalu. Tempat singgah yang menyebalkan. Dunia yang membosankan. 

Mengutuk lagi dengan tangis. Berderai lagi hingga tidak sanggup. 

Membasahi seluruh area dan bertanya tanya. Kenapa pemilik ini begitu sensitif. Jangan tanya. Aku juga tidak tau. Diam saja dan nikmati. 


Komentar

Postingan Populer