Dear Bangtan
Dear Bangtan,
Rasanya kalimat terimakasih saja tidak akan pernah cukup. Khususnya untuk malam ini, terasa sangat dingin dan sendu sekali.
Kabar yang kalian sampaikan, membuat terasa.. sakit.
Bukan, bukan hanya tentang kepergian. Tetapi ternyata rasa sakit yang selama ini kalian rasakan begitu dalam. Rasanya, selama ini aku yang begitu egois, terkadang memaksa kalian untuk memberi kabar.
Padahal, untuk menelan makanan saja sulit. Haha sungguh egoisnya aku.
Sakit ya selama ini?
Keputusan apapun yang kalian buat, aku yakin itu yang terbaik. Aku juga tau janji yang kalian buat tidak pernah ingkar.
Rasanya, aku seperti mengenalmu begitu dalam. Orang-orang setiap hari menyombongkan betapa hebatnya dirimu. Perisai yang kamu perlihatkan begitu gagah.
Dibalik semua itu, perisaimu telah berjuang dengan baik. Bahkan sangat baik, diluar apa yang kamu kira.
Aku hanya ingin meminta maaf dan tentunya berterimakasih. Meski entah kenapa kabar ini membuat jutaan orang menangis di satu malam yang sama.
Di pagi hari besok, kami memang menginginkan semua ini hanya mimpi. Tidak, oh egoisku kambuh lagi. Maaf.
Kita akan bertemu lagi ber-8 kan?
Komentar
Posting Komentar