Terimakasih Kamu
Sekian lama tak bertatap muka
Tidak saling menegur
Saling melihat pun itu tidak
Saling melihat pun itu tidak
Banyak sekali pertanyaan yang ingin disampaikan
Tak berani melihat matanya
Walau hanya satu detik pun dirasa tidak
Jantung yang berdetak sangat cepat
Rasa itu hadir lagi? Ya benar
Tak berani melihat matanya
Walau hanya satu detik pun dirasa tidak
Jantung yang berdetak sangat cepat
Rasa itu hadir lagi? Ya benar
Kata pertama yang ia katakan "Maaf"
"Aku memaafkanmu," kataku padanya
Semua berakhir,
Dengan jabatan tangan darinya
"Aku memaafkanmu," kataku padanya
Semua berakhir,
Dengan jabatan tangan darinya
Tidak sempat berkata atau berkalimat lagi
Tapi ingin sekali berteriak dan mengatakan,
Terimakasih.
Terimakasih atas segala bentuk macam rasa
Tapi ingin sekali berteriak dan mengatakan,
Terimakasih.
Terimakasih atas segala bentuk macam rasa
'puisi 2 Juni 2015'
*pas lagi patah hati sepatah patahnya wkwk tulisan pas masih amatir banget*
*pas lagi patah hati sepatah patahnya wkwk tulisan pas masih amatir banget*
Komentar
Posting Komentar